Google Reader Menolongku

Sungguh sangat tidak nyaman terutama buat saya sendiri dalam kondisi seperti ini. Kondisi di mana sebagian besar situs web kesayangan saya nyangkut di proxy server jaringan. Yang saya maksud nyangkut adalah sebagian besar (karena tidak semua) website yang pernah saya kunjungi telah tercache di squid proxy pada jaringan saya. Hal itu mengakibatkan web-web tersebut yang pernah saya kunjungi sebelumnya menjadi tidak up-to-date.

Sebagai contoh http://serambi.blankonlinux.or.id adalah agregator dari web/blog para pengembang BlankOn. Web itu selalu diupdate hampir setiap hari sejalan dengan para pengembang BlankOn yang mengupdate web/blog mereka masing-masing. Tetapi yang terjadi pada jaringan internet saya

Saya selalu online di IRC terutama di kanal-kanal favorit saya : #blankon, #ubuntu-indonesia, dan #ubuntu. Di #blankon selalu ada update ketika ada postinganbaru di serambi, seperti :

<bahadur_> New news from http://serambi.blankonlinux.or.id: Fakhrul Rijal: Tahapan Instalasi Kubuntu 11.10

itu artinya ada postingan baru di serambi, dan ketika saya membuka http://serambi.blankonlinux.or.id yang nampak hanya postingan lama. Karena saya pernah membuka laman serambi pada tanggal 15 Oktober 2011, maka hingga sekarang pun postingan terakhir yang nampak tanggal tersebut meskipun sekarang sudah tanggal 26 Oktober 2011. Dan setahu saya ini adalah “tingkah laku” dari squid proxy di server jaringan saya.

Saya bukan orang yang paham jaringan, dan saya pun belum tentu dapat menyelesaikan masalah ini dengan cepat jika saya diberi password proxy server saya.

Karena persoalan tersebut, saya memikirkan sebuah solusi. Bagaimana saya bisa membaca “berita” terbaru di serambi maupun web-web yang lainnya tanpa ‘ngutak-atik’ server? Saya pernah baca bahwa RSS (Feed) adalah cara di mana kita bisa membaca artikel di sebuah web tanpa perlu mengunjunginya.

Thunderbird adalah email client favorit saya sejak dulu (dulu saya pakai versi portablenya), yang sering saya gunakan untuk membaca, mengirim, dan menerima email. Dan ternyata di Thunderbird terdapat fitur RSS Readernya. Salah satu kelebihannya dalah saya dapat membacanya meskipun koneksi sedang lambat atau saat jaringan sedang offline sekalipun.

RSS Feed dengan Thunderbird

Untuk menginstall thunderbird sangat mudah, tinggal ketikkan perintah berikut di terminal :

$ sudo apt-get install thunderbird

Atau melalui synaptic manajer paket. Syaratnya tentu saja harus terkoneksi ke internet untuk mengambil paketnya dari repo online atau repo offline tanpa koneksi internet.

Opera adalah browser favorit saya sejak dulu, baik di desktop maupun ponsel (opera mini). Bahkan hingga saya punya akun [my opera]. Ya, buat saya opera adalah browser multifungsi. Di samping fungsi utamanya sebagai web-browser terdapat fitur-fitur yang lain yaitu Mail Client, IRC Client, RSS Reader, serta berguna untuk sharing file & multimedia. Setahu saya tak banyak yang memaksimalkan fitur-fitur opera ini.

Kelebihan opera sebagai RSS reader ini hampir sama dengan thunderbird yaitu kita bisa membaca artikel meksi dalam koneksi lambat atau bahkan saat offline. Tapi tentunya butuh koneksi internet untuk mengambil artikelnya terlebih dahulu di internet.

Oh, saya ingat RSS itu kepanjangannya adalah Really Simple Syndication. Secara terminologi saya tidak/belum mengerti artinya tapi yang saya pahami darinya adalah seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya kita dapat membaca artikel dari internet tanpa harus mengunjungi websitenya.

Ternyata kedua solusi tersebut belum bisa mengatasi masalah saya. Karena saya kira semua artikelnya pun nyangkut di proxy juga, RSS tidak dapat diupdate ketika ada artikel baru di web, baik di opera maupun di thunderbird tidak dapat menarik artikel baru tersebut.

Saya kembali teringat salah satu fitur dari Google yaitu Google Reader. Lalu saya mencoba mengeksplorasinya. Tentu saja syarat menggunakan Google Reader adalah kita harus memiliki akun Google. Penampakannya sebagai berikut :

http://reader.google.com

Google Reader dapat menyelesaikan satu masalah saya yang satu ini. Saya dapat membaca artikel-artikel terbaru dari situs-situs web favorit saya tanpa harus otak-atik proxy server. Yep, itulah kelebihan dan kekurngannya tak menjadi msalah buat saya perlu koneksi yang cukup karena Google Reader “berjalan” pada browser seperti situs web lainnya (tapi tidak nyangkut di proxy).

Just sit down, and enjoy the news.

2 thoughts on “Google Reader Menolongku

  1. Pak, saya nyuwun wejangan untuk mengasosiasikan tombol menu Manokwari dengan WIN. Saya sudah merasa tak berguna. Berkali-kali saya bicara, seakan tak diperhatikan. Saya senang dengan devboi tapi saya ada khawatir nasibnya akan buruk kalau tak mau mendengar suara penggunanya. Sudahlah, saya maklum kalau saya hanya user biasa.

    Kini saya minta tolong salah satu pendekar untuk memberi tahu saya, bagaimana caranya? Apakah hal itu mustahil? Saya merasa asosiasi WIN di Unity dan GS sangat bagus. Kami mantan pengguna Windows tahunan sangat menyukainya. Terima kasih.

    Kalau berkenan, saya minta salinan jawaban dikirim ke blog saya, Pak. Terima kasih. Saya yakin orang pintar akan membalas komentar juga.

Orang pintar pasti punya komentar___

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s