Migrasi OpenOffice – LibreOffice

Sudah saatnya migrasikan dokumen-dokumen Anda dengan produk opensource. Saat ini, dan hingga saat ini saya lebih suka bekerja dengan openoffice/LibreOffice karena beberapa hal diantaranya karena LibreOffice lebih ringan, lebih fleksibel, dan tentunya lebih legal.

Di mesin BlankOn ombilin saya, secara default telah terinstall openoffice dari oracle. Tapi ternyata dengan keluarnya LibreOffice terbaru yaitu 3.4 saya ingin mencobanya karena dengar-dengar LibreOffice lebih bagus, fitur-fiturnya lebih lengkap.

Sebenarnya banyak tutorial di internet tentang bagaimana cara migrasi OpenOffice ke LibreOffice setiap distro baik RPM maupun Debian based. Tapi di sini saya hanya menuliskan pengalaman saya.

Semua teks yang tercetak dengan warna hijau diketikkan di terminal. Aplikasi > Aksesoris > Terminal.

Sebelumnya download dulu paket LibreOffice [link download diambil dari http://www.libreoffice.org/download/] :

$ wget -bc --tries=1000 http://download.documentfoundation.org/libreoffice/stable/3.4.2/deb/x86/LibO_3.4.2_Linux_x86_install-deb_en-US.tar.gz
wget -bc --tries=1000 http://download.documentfoundation.org/libreoffice/stable/3.4.2/deb/x86/LibO_3.4.2_Linux_x86_langpack-deb_id.tar.gz
wget -bc --tries=1000 http://download.documentfoundation.org/libreoffice/stable/3.4.2/deb/x86/LibO_3.4.2_Linux_x86_helppack-deb_id.tar.gz

//opsi ‘-bc –tries=1000‘ hanyalah masalah selera, saya ingin agar proses download berada di backgroud artinya proses downloadnya tidak nampak. ‘–tries=1000‘ artinya jika koneksi gagal maka sistem [wget] akan mencobanya sebanyak 1000 kali. Maklumlah, bandwidth limited. :D//

Setelah semua selesai didownload [pastikan tidak ada yang korup download, bisa di lihat dari ukurannya atau dengan md5sum] kemudian paket-paket tarball tersebut diekstrak. Ada banyak cara untuk mengekstaknya, diantaranya dengan CLI [Terminal] :

$ tar xvf nama_file.tar.gz

Atau juga dengan nautilus :

Klik kanan > Ekstrak di sini

Kemudian masuk ke direktori di bawahnya, yang memuat berkas-berkas *.deb lalu buka terminal di direktori itu dengan klik kanan pada nautilus [jika memungkinkan] :

Klik kanan, Buka di Terminal

Oh iya, untuk memigrasikan OpenOffice ke LibreOffice perlu dibuang dulu paket-paket openoffice untuk menghindari bentrok antara keduanya :

# sudo apt-get remove openoffice*   

// Saya tidak menggunakan mode ‘purge’ karena saya berharap settingan makro yang telah saya buat tidak hilang.//

Kemudian ketikkan perintah berikut untuk menginstall paket-paket debian yang ada dalam direktori :

# sudo dpkg -i *.deb  

// Setelah selesai, biasanya kita belum menemukan peluncurnya di Aplikasi > Perkantoran.//

Maka perlu menginstall paket desktop integrationnya yang tersedia dalam direktori desktop-integration :

# cd desktop-integration  

# sudo dpkg -i  libreoffice3.4-debian-menus_3.4-12_all.deb

Jika Anda mau, lakukan hal yang sama untuk paket-paket langpack dan helppack. Setelah semuanya selesai kita bisa lihat hasilnya :

LibreOffice telah terinstall dengan ‘aman’

Well done. Setelah saya cek, ternyata percobaan saya berhasil tentang satu hal yaitu makro yang sebelumnya saya pasang untuk fungsi terbilang di calc [spreadshet] :

Fungsi [makro] terbilang di calc/spreadsheet berjalan baik.

LibreOffice adalah sebuah paket aplikasi perkantoran yang kompatibel dengan aplikasi perkantoran besar seperti Microsoft Office atauOpenOffice.org dan tersedia dalam berbagai platform. Tujuannya adalah menghasilkan aplikasi perkantoran yang mendukung format ODF tanpa bergantung pada sebuah pemasok dan keharusan mencantumkan hak cipta. Nama LibreOffice merupakan gabungan dari kata Libre (bahasa Spanyol dan Perancis yang berarti bebas) dan Office (bahasa Inggris yang berarti kantor). Sebagai sebuah perangkat lunak bebas dan gratis, LibreOffice bebas untuk diunduh, digunakan, dan didistribusikan. LibreOffice merupakan proyek pengembangan dari OpenOffice.org yang sejak tahun 2010 sudah diakuisisi oleh Oracle. Semua fitur yang ada di OpenOffice ada pula di LibreOffice tetapi ke depannya akan dikembangkan secara lebih terbuka dan mandiri karena dibawah naungan pengembang nirlaba. [Wikipedia]

Tampilan Splash LibreOffice yang telah saya modifikasi

Seperti disebutkan wikipedia Fitur Unggulan LibreOffice antara lain :

  • Menyimpan dan membuka dokumen dengan format ODF (Open Document Format)
  • Mengekspor dokumen ODF menjadi flat XML.
  • Membuka dokumen *.docx. Docx adalah format dokumen standar untuk aplikasi Microsoft Office 2007 dan terbaru. Kini memiliki kompabilitas yang tinggi.
  • Menyimpan dokumen dalam format PDF.

Komponen-komponen LibreOffice sama seperti yang dimiliki OpenOffice.org, yaitu:

Komponen Keterangan
LibreOffice 3.3.1 Writer Icon.png Writer Sebuah perangkat lunak pengolah kata dengan fungsi yang hampir sama dan dukungan berkas terhadap Microsoft Word atau WordPerfect. Writer juga dapat berfungsi sebagai editor WYSIWYG dasar.
LibreOffice 3.3.1 Calc Icon.png Calc

Sebuah perangkat lunak lembar kerja yang mirip dengan Microsoft Excel atau Lotus 1-2-3. Calc memiliki beberapa fitur unik, termasuk sebuah sistem yang secara otomatis mendefinisikan beberapa elemen grafik sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pengguna. Calc masih memiliki fungsi bernama “Solver”, tetapi memiliki cara kerja yang berbeda dengan fungsi serupa di OpenOffice.org.

LibreOffice 3.3.1 Impress Icon.png Impress

Sebuah program presentasi yang menyerupai Microsoft Powerpoint. Berkas presentasi dapat diekspor sebagai berkas SWF, yang dapat diputar dengan Adobe Flash. LibreOffice Impress juga menyertakan efek transisi 3D.

LibreOffice 3.3.1 Base Icon.png Base

Sebuah program manager basisdata [database], serupa dengan Microsoft Acess. LibreOffice Base memungkinkan untuk membuat dan manajemen basisdata, penyusunan formulir dan laporan yang memberikan pengguna akhir mudah mengakses data. Seperti Access, dapat digunakan sebagai front-end untuk berbagai sistem database, termasuk database Access (JET), sumber data ODBC, dan MySQL atau PostgreSQL.

LibreOffice 3.3.1 Draw Icon.png Draw

Sebuah editor grafis vektor dan alat diagram yang mirip dengan Microsoft Visio dansebanding dalam fitur untuk versi awal CorelDRAW. Paket LibreOffice Draw ini menyediakan konektor antarbentuk, yang tersedia dalam berbagai gaya garis dan memfasilitasi bangunan seperti gambar diagram alur. Dan juga mencakup fitur mirip dengan perangkat lunak desktop publishing seperti Scribus dan Microsoft Publisher.

LibreOffice 3.3.1 Math Icon.png Math

Sebuah aplikasi yang didesain untuk membuat dan mengedit formula matematika. Aplikasi ini menggunakan sebuah varian XML untuk membuat rumus, seperti didefinisikan pada spesifikasi DokumenTerbuka. Formula ini dapat dimasukkan ke dokumen lain di suite LibreOffice, seperti yangdibuat oleh Writer atau Calc, dengan menanamkan rumus ke dalam dokumen

LibreOffice juga hadir dengan pembuat berkas PDF dan dapat juga mengimpor berkas-berkas PDF. Plugin pdfimport telah disediakan/terinstall bersamaan dengan saat instalasi tadi. Dengan ini Anda bahkan dapat mengedit berkas-berkas PDF Anda. Enjoy it…

// Anehnya, kenapa kebanyakan paragraf di sini lebih banyak mengambil dari wikipedia ketimbang website LibreOffice ya? Tapi mungkin ini juga masalah selera.😀 //

Referensi :

3 thoughts on “Migrasi OpenOffice – LibreOffice

  1. Pingback: Ragu pake Linux? | Samsul Ma'arif

Orang pintar pasti punya komentar___

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s